IJIN OPERASIONAL
Program Studi Farmasi Klinik dan Kominitas STIKes Ngudia Husada Madura diselenggarakan sesuai SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 428/M/2020
PROFIL SINGKAT
Program Studi S1 Farmasi Klinik dan Komunitas Universitas Noor Huda Mustofa (sebelumnya STIKes Ngudia Husada Madura) resmi berdiri berdasarkan SK Mendikbud RI No. 428/M/2020. Pendirian program studi ini merupakan wujud komitmen nyata institusi dalam meningkatkan kualifikasi dan kuantifikasi tenaga kesehatan di Indonesia yang kompeten di bidang kefarmasian. Sejalan dengan paradigma baru pelayanan kefarmasian yang berorientasi pada pasien (patient-oriented), prodi ini hadir menjadi pilar utama bagi masyarakat yang ingin berkontribusi aktif dalam sistem pelayanan kesehatan modern.
Sebagai pembeda yang strategis, visi dan misi program studi ini didesain dengan keunggulan yang berorientasi kuat pada upaya promosi kesehatan dan edukasi masyarakat. Fokus ini diambil sebagai respons akademis terhadap tantangan kesehatan regional, khususnya tingginya angka kejadian penyakit kronis yang membutuhkan manajemen terapi jangka panjang di komunitas. Guna mendukung efektivitas terapi konvensional, kurikulum prodi juga mengintegrasikan optimalisasi kekayaan alam Madura yang kaya akan tanaman obat (herbal lokal), melalui pendekatan standardisasi bahan alam yang aman dan berbasis bukti (evidence-based).
Untuk mewujudkan keunggulan tersebut, mahasiswa dibekali materi kefarmasian komprehensif, mulai dari mata kuliah inti seperti Farmakokinetik Klinik, Farmakoterapi, dan Konseling Farmasi, hingga penguatan di bidang Farmasi Masyarakat dan Pengobatan Komplementer. Melalui pendekatan early exposure, lulusan disiapkan agar mampu menjalankan praktik pelayanan kefarmasian sesuai standar pharmaceutical care, terampil melakukan KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi), serta percaya diri dalam mengawal kerasionalan obat demi tercapainya kualitas hidup pasien yang optimal.
Lulusan Program Studi S1 Farmasi Klinik dan Komunitas memiliki prospek karier yang luas, meliputi sektor farmasi klinik dan komunitas (Rumah Sakit, Puskesmas, dan Apotek), industri obat tradisional berbasis herbal, sektor perdagangan obat dan alat kesehatan, hingga instansi regulasi kebijakan kesehatan seperti BPOM, Direktorat Jenderal Pelayanan Kefarmasian, maupun Kementerian Kesehatan
VISI
Visi 2020
Menjadi Program Studi Berkarakter yang Unggul dalam Pelayanan Kefarmasian berorientasi Promosi Kesehatan Berlandaskan 6 Nilai NHM (Integritas, Costumer Oriented, Disiplin, Loyalitas, Kerja sama dan Visioner) di Tingkat Nasional tahun 2026
Visi 2025
“Menghasilkan sarjana Farmasi berkarakter yang unggul dalam pelayanan kefarmasian berorientasi pada promosi Kesehatan di tingkat nasional dan global”
MISI
Misi 2020
a.Menyelenggarakan pendidikan Farmasi yang unggul dalam pelayanan Kefarmasian yang berorientasi pada Promosi Kesehatan
b.Menyelenggarakan riset kefarmasian untuk peningkatan mutu pelayanan dan pengembangan ilmu kefarmasian yang berorientasi pada Promosi Kesehatan.
c.Menyelenggarakan Pengabdian masyarakat dengan menerapkan hasil Penelitian yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
d.Menjalin dan mengembangkan kerjasama dengan institusi dalam dan luar negeri.
e.Menyelenggarakan tata kelola lembaga yang berintegritas, customer oriented, disiplin, loyalitas, kerjasama, dan visioner.
Misi 2025
a.Menyelenggarakan Pendidikan yang berkarakter, berbasis systems thinking leadership dalam ilmu pengetahuan dan aplikasi kebijakan Kesehatan sehingga mampu bersaing di Tingkat nasional dan global.
b.Menyelenggarakan penelitian berkualitas, inovatif serta relevan untuk menunjang pengembangan ilmu pengetahuan, aplikasi kebijakan Kesehatan dan pengabdian kepada Masyarakat.
c.Mendedikasikan ilmu pengetahuan, dan hasil penelitian dan analisis kebijakan kesehatan kepada masyarakat.
d.Mengelola Program Studi secara mandiri, produktif dengan system kendali mutu yang baik sehingga mampu bersaing di tingkat nasional dan global.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL)
Sikap
S1
Bertakwa kepada Tuhan YME dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika.
S2
Mampu berperan sebagai warga negara yang memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air, taat hukum dan disiplin, menghargai keanekaragaman, mandiri dan bertanggungjawab dengan semangat 6 nilai NHM.
Pengetahuan
P1
Menguasai teori, metode, aplikasi ilmu, dan teknologi farmasi (farmasetika, kimia farmasi, farmakognosi, farmakologi), konsep dan aplikasi ilmu biomedik (biologi, anatomi manusia, mikrobiologi, bioteknologi, fisiologi, patofisiologi, etik biomedik, biostatistik), konsep farmakoterapi, pharmaceutical care, pharmacy practice, serta prinsip pharmaceutical calculation, epidemiologi, pengobatan berbasis bukti, dan farmakoekonomi.
P2
Menguasai pengetahuan manajemen farmasi, sosio-farmasi, hukum dan etik farmasi, teknik komunikasi, telefarmasi serta prinsip dasar keselamatan kerja.
Keterampilan Umum
KU1
Menerapkan prinsip-prinsip kepemimpinan dalam kerja tim, berkomunikasi dan berkolaborasi dengan sejawat intraprofesi maupun interprofesi dalam menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan tanggung jawabnya.
KU2
Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya.
Keterampilan Khusus
KK1
Mampu mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah terkait obat berdasarkan analisis informasi dan data, menggunakan pendekatan berbasis bukti dalam perancangan, pembuatan/penyiapan, pendistribusian, pengelolaan, dan/atau pelayanan sediaan farmasi, serta melaksanakan promosi kesehatan untuk mengoptimalkan keberhasilan terapi.
KK2
Mampu melakukan praktik kefarmasian yang disupervisi oleh apoteker secara bertanggung jawab sesuai peraturan perundang-undangan dan kode etik, serta melaksanakan riset, mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah untuk berkontribusi pada pengembangan ilmu farmasi dan pelaksanaan promosi kesehatan.
KK3
Mampu mengelola praktik kefarmasian secara mandiri (disupervisi apoteker), memimpin dan mengelola pekerjaan kelompok serta bertanggung jawab atas pencapaian hasil kerja kelompok melalui penerapan promosi kesehatan, termasuk edukasi obat, pencegahan penyakit, dan peningkatan kepatuhan terapi.
DOKUMEN PEDOMAN & KURIKULUM INSTITUSIONAL
No
Nama Dokumen
Tanggal Upload
Aksi
1
Kurikulum Institusional Program Studi S1 Farmasi Klinik dan Komunitas (2025-2026)
Pembicara InternasionalThe 2nd ICHIT Internasional Conference of Health Innovation and Technology, 2022 "New Era in Health Care : Challenge, Change and Innovation Technology"
Presenter OralKegiatan Kongres IV dan Seminar Nasional APTFI "Penguatan Kompetensi Global Farmasi Menghadapi Era Disruptive Melalui Pendidikan Tinggi Farmasi"
Pembicara Seminar KesehatanTema : "Strategi Pengendalian Kesehatan Mental dalam Lingkup Tatalaksana Keperawatan dan Farmasi Bagi Gen-Z"
Fasilitator Webinar Kesehatan
Webinar Pencegahan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) pada Ibu Hamil Melalui Pemantauan Kehamilan Dan Intervensi Gizi Angkatan 1
WEBINAR DETEKSI DINI DAN PENCEGAHAN KANKER PAYUDARA PADA PELAYANAN KESEHATAN PRIMER Angkatan 1
WEBINAR DETEKSI DINI DAN PENCEGAHAN KANKER SERVIKS PADA PELAYANAN KESEHATAN PRIMER Angkatan 1
WEBINAR TATALAKSANA PERAWATAN LUKA OPERASI CAESAR DALAM MENCEGAH INFEKSI PADA IBU PASCA MELAHIRKAN Angkatan 1
Penelitian
No
Judul Penelitian
Tahun Publish
Link Publish
1
Drug Utilizationof Corticosteroidin Post-Operativecataractpatientsat Klinik Mata Utama (KMU) Madura
Pemateri pada Virtual Sarasehan Alumni Gathering 2022"Alumni Farmasi Airlangga: Menebar Peran di Segala Bidang Kefarmasian", Sertifikat Fakultas Farmasi Universitas Airlangga
Pemateri dalam Seminar dan Medical Channel GatheringPendekatan Penanganan Luka dan Perdarahan Luar, Ikatan Apoteker Indonesia Pengurus Daerah Jawa Timur
Reviewer Jurnal Farmasi KomunitasFakultas Farmasi Universitas Airlangga Vol 9 No. 2, 2022 Universitas Airlangga
Pemateri pada Seminar "Optimalisasi Peran Apoteker dan Tenaga Teknis Kefarmasian..."Dalam Meningkatkan Pengetahuan Perawatan Luka Mandiri Pasien, Universitas Airlangga
Pemateri Seminar “Tantangan Pharmaneurship Menghadapi Kebijakan Penerapan Undang-undang Kesehatan Nomor 17 Tahun 2023”Pengurus Cabang IAI Trenggalek
Penelitian
No
Judul Penelitian
Tahun Publish
Link Publish
1
Evaluation Of The Level Of Community Knowledge About How To Use And Antibiotic Resistance In Dupok Village, Bangkalan Regency